Salah Pilih Travel Anda Jadi Korban Penipuan

Penipuan – Penyelenggaraan ibadah umrah ke Tanah Suci kembali bermasalah. Sebanyak 300 jamaah umrah asal Jawa Timur (Jatim) terpaksa harus menunda ibadah mereka lantaran amburadulnya manajemen keberangkatan pesawat dari Jakarta menuju Jeddah. Mereka pun sempat terlantar di penginapan akibat penundaan sepihak itu.

Basuki, salah seorang jamaah umrah mengatakan, sesuai kesepakatan awal mereka semestinya terbang ke Arab Saudi pada Senin (19/20) pukul 03.00 dini hari dari Bandara Soekarno-Hatta. Namun, sampai jadwal yang ditentukan, visa dan tiket pesawat belum diterima para jamaah. “Akhirnya tidak jadi berangkat,” kata jamaah asal Pagotan, Kabupaten Madiun ini.

Basuki lantas diminta menunggu di Hotel Kyriad Airport Tangerang seiring penundaan keberangkatan tersebut. Dia bersama ratusan jamaah asal Kota Madiun, Banyuwangi, Gresik, Surabaya, Mojokerto, dan Jember. Pun, tidak sedikit jamaah yang kesal lantaran sampai siang belum ada penjelasan dari pihak biro jasa umrah maupun maskapai terkait jadwal keberangkatan mereka.

Ratusan jamaah yang menggunakan jasa penyelenggara umrah Solusi Balad Lumampah itu baru mendapat penjelasan dari pihak maskapai dan travel pada pukul 16.30. Rencananya mereka akan diberangkatkan hari ini pukul 16.00. Meski demikian, para jamaah masih belum puas.

Sebab, tiket dan visa belum mereka terima sampai petang kemarin. “Sebenarnya dari pihak travel tidak ada masalah, tapi dari maskapai (yang menunda keberangkatan, Red),” ujar Anam, jamaah asal Gresik.

Pihak Kementerian Agama (Kemenag) belum ada yang bisa dimintai komentar terkait berulangnya masalah penyelenggaraan haji. Rencananya hari ini (20/12), Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin akan menyampaikan laporan akhir tahun bidang umrah.

Pada kesempatan lain, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan umrah, Kemenag memiliki program Lima Pasti.

Program itu terkait dengan kepastian travelnya berizin, pasti jadwalnya, pasti tiket pesawat terbangnya, pasti hotelnya, dan pasti visanya. Jamil menjelaskan selama kelima unsur itu terpenuhi, insyallah perjalanan umrah berjalan lancar.

Terkait dengan kasus-kasus kejahatan haji dan umrah, dia mengaku akan menindak tegas. Jika travel yang terlibat kejahatan itu adalah travel berizin, maka ancamannya adalah pencabutan izin. Kemudian akan dibawa ke proses hukum baik itu travel resmi maupun ilegal.Indopos (tyo/wan)

Untuk itu pilihlah penyelenggara Haji dan Umrah Resmi yang diakui reputasi dan pengalamannya.

Jika ada pertanyaan anda dapat menghubungi kami untuk program Haji dan Umroh terpercaya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *